Kembali Terjadi, Kepala Sekolah Dapat Perlakuan Memprihatinkan dari Orang Tua Siswa

Seorang kepala sekolah dasar (SD) Ciwareng I di Kabupaten Purwakarta menampar muridnya, Arif (10) karena nakal. Mendengar kabar penamparan itu, orang tua Arif, Maman (48) menampar balik kepala sekolah yang belakangan diketahui bernama Sakri.

kepsek

Peristiwa itu terjadi akhir pekan lalu. Kepala sekolah dan orang tuanya dipanggil orang nomor satu di Purwakarta, Dedi Mulyadi. Sakri menjelaskan kronologi kejadian penamparan itu.

“Saat kejadian saya sedang beri arahan. Tapi Arif dan temannya malah bercanda, keduanya saya panggil. Perutnya saya cubit dan saya tampar pipinya tapi tidak keras,” ujar Sakri menjawab pertanyaan Dedi di rumah dinasnya, Senin (6/6).

Kabar penamparan tiba di telinga Maman. Ia langsung mendatangi Sakri mengkroscek kebenarannya. “Saya ditampar dua kali di pipi,” ujar Sakri.

Namun itu langsung dibantah Maman. Ia menyebut tamparannya tidak terlalu keras. “Saya tidak keras namparnya. Saat itu saya emosi karena saya sendiri tidak pernah kasar sama anak saya. Dan saat kejadian saya emosi,” ujar Maman.

Solusinya, Dedi mempersilahkan Inspektorat Purwakarta untuk menindak sang kepala sekolah. Ia juga mempersilahkan Maman untuk melaporkan kepala sekolah ke polisi.

“Silahkan bapak laporkan juga anak buah saya ke polisi. Tapi saya juga akan laporkan pak Maman ke polisi karena nampar anak buah saya yang bekerja mendidik anak. Selama proses hukum berjalan, anak bapak saya keluarkan dari sekolah,” ujar Dedi menengahi keduanya.

Ia menyayangkan kepala sekolah dan Maman bertindak kasar dalam mendidik anaknya. “Guru harusnya bisa mendidik anaknya yang nakal dengan sanksi akademik, kurang nilai. Sedang orang tua harusnya lapor ke saya kalau anaknya diperlakukan kasar,” ujar dia.

Menerima tawaran dari Dedi, baik Maman dan Sakri memilih jalan damai. Keduanya enggan berlarut-larut menyelesaikan masalah tersebut.

“Kami ambil jalan kebaikan buat anak-anak. Apalagi anak saya baru lulus SD dan akan lanjutkan ke jenjang SMP,” ujarnya.

sumber: jabar.tribunnews.com

author
Penulis: 
    HORE… GURU DAPAT TABLET MELALUI PROGRAM SATU GURU SATU TABLET
    HORE… GURU DAPAT TABLET MELALUI PROGRAM SATU GURU SATU TABLET
    Kini guru Indonesia semakin dimudahkan oleh Ikatan
    PRESIDEN JOKOWI RESMI MENYETUJUI PENCAIRAN GAJI 13 DAN 14 PNS, INI JADWAL PEMBAYARANYA
    PRESIDEN JOKOWI RESMI MENYETUJUI PENCAIRAN GAJI 13 DAN 14 PNS, INI JADWAL PEMBAYARANYA
    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
    1. author

      La Ode Mahmud5 bulan yang lalu

      Jangan kita lakukan hukuman pisik kepada anak didik kita, kita lakukan hukuman lain yang sifatnya mendidik, pendidikan itu bukan tanggung jawab guru saja tetapi tanggung jawab orang tua, bila anak murid melakukan kenakalan, pelanggaran tatatertib sekolah panggil orang tuanya buat surat pernyataan didepan orang tuannya bila menggulanngi perbuataanya kembalikan kepada orang tuanya.

      Balasan
    2. author

      Kampung Inggris4 bulan yang lalu

      Sama2 bersabarlah dalam mendidik biar menghasilkan manusia2 yang berbudipekerti luhur..

      Balasan

    Beri komentar "Kembali Terjadi, Kepala Sekolah Dapat Perlakuan Memprihatinkan dari Orang Tua Siswa"

    Baca juga×

    Top